Menyerang Kebebasan Pers adalah Awal Kediktatoran

0
34
[Foto Istimewa]

Jakarta, Media IndonesiaRaya – John McCain, senator Partai Republik dari Arizona, melontarkan kecaman keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut beberapa media di negara itu sebagai musuh rakyat.

“Serangan terhadap kebebasan pers adalah tanda-tanda kebangkitan seorang diktator,” kata McCain di acara “Meet the Press” yang disiarkan jaringan NBC, Minggu (19/2).

McCain, yang kini berusia 80 tahun, menambahkan: “Mereka, para diktator itu memulai dengan mencoba mematikan kebebasan pers. Ingat apa yang telah terjadi dalam sejarah, semua dimulai dengan menutup kran kebebasan pers.”

“Saya tidak mengatakan Presiden Trump sedang mencoba menjadi diktator. Saya hanya ingin mengatakan kita perlu belajar dari sejarah,” kata McCain, yang pernah menjadi calon Presiden dari Partai Republik itu.

McCain menegaskan, AS sungguh membutuhkan pers yang bebas.

“Itu adalah sesuatu yang vital untuk menjaga demokrasi, saya sangat serius, tanpa pers yang bebas, kita berpotensi akan kehilangan sejumlah hak-hak kita,” katanya.

Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Presiden Trump telah menyampaikan komentar sinis terhadap pemberitaan sejumlah media di AS. Trump mengkritik media-media yang membandingkan massa yang menghadiri inagurasi pelantikannya sebagai Presiden AS tak sebanyak saat pelantikan Presiden Obama.

Saat berkunjung ke kantor pusat CIA pada 21 Januari, dalam pidatonya Trump juga menyebut media sebagai salah satu yang paling banyak melakukan ketidak jujuran yang dilakukan manusia di muka bumi. “Seperti anda ketahui, saya sudah mulai berperang dengan media,” kata Trump, saat itu.

Yang terbaru adalah kicauan Trump melalui akun twitternya yang menyebut The New York Times, NBC, CBS, ABC, dan CNN sebagai musuh rakyat.

“Media-media itu bukan musuh saya, tapi musuh rakyat Amerika,” demikian kicauan Trump dalam akun twitternya yang diunggah pada 18 Februari 2017 (BRT/S.c)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here