IRAS Film Mempersembahkan Film “Nyai Ahmad Dahlan”

0
73

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – IRAS FILM mempersembahkan sebuah film biopic, sosok pahlawan nasional Indonesia, Ibu Siti Walidah yang juga dikenal sebagai Nyai Ahmad Dahlan yang merupakan tokoh perempuan dari Kauman, Yogyakarta. Film ini siap menghias layar lebar sebagai persembahan dari IRAS FILM untuk bangsa Indonesia, Muhammadiyah, Aisyiyah dan Keluarga Besar Kyai Haji Ahmad Dahlan. Dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa Kebangsaan dan cinta tanah air dan bangga pada sosok pahlawan nasional kita…” jelas Asrul Azis Taba, executive produser Iras Film.
Nyai Ahmad Dahlan mendapat Pahlawan Nasional, bukan karena beliau adalah istri KH. Ahmad Dahlan Pendiri Persyarikatan Muhammadiyah pada tahun 1912. Namun Nyai Ahmad Dahlan adalah seorang pelopor.  Penggerak. Beliau cerdas luar biasa. Nyai Ahmad Dahlan yang dilahirkan pada tahun 1872 adalah pendiri gerakan perempuan “Sopo Tresno” yang kemudian bernama Aisyiyah. Melalui organisasi wanita Aisyiyah, Siti Walidah atau Nyai Ahmad Dahlan sangat membantu perjuangan kemerdekaan. Di awal revolusi, beliau menggerakkan kaum wanita untuk mendirikan dapur umum. Beliau juga rajin bertukar pikiran tentang perjuangan dengan Presiden Soekarno dan Jenderal Sudirman.
“Dan beliau merupakan perempuan pertama yang pernah memimpin Kongres Muhammadiyah tahun 1926…” tambah Ibu Irmawati Mochtar Asrul.
Film yang mengambil lokasi syuting di Yogyakarta pada bulan April lalu, dibintangi oleh Tika Bravani sebagai Nyai Ahmad Dahlan, David Chalik sebagai Kyai Ahmad Dahlan, Cok Simbara, Della Puspita, Rara Nawangsih, Egi Fedly, Malvino Fajaro, lnne Azri dan disutradari oleh Olla Ata Adonara.
“Bagi kami membuat film ini adalah amanah luar biasa. Sosok beliau sangat hebat. Setiap perjalanan hidup Nyai Ahmad Dahlan sangat inspiratif. Beliau benar-benar uswatun hasanah bagi umat. Dalam durasi 98 menit Insyaallah kami berusaha gambarkan siapa sosok beliau. Sosok Nyai Ahmad Dahlan sebagai istri…ibu…guru…sahabat…dan pejuang jelas Dyah Kalsitorini, Produser sekaligus penulis scenario Film Nyai Ahmad Dahlan. Dyah Kaisitorlni, lulusan Arkeologi UGM Yogyakarta ini, saat membaca biografi singkat Nyai Ahmad Dahlan merasa bergetar membayangkan sosok beliau saat itu.

“Alhamdullilah Allah takdirkan ibu lrmawati dan Bapak Asrul Azis Taba sebagai executive produser yang ingin bersyiar melalui film. Kami sangat ingin membuat fllm yang bukan hanya sekedar tontonan. Tapi juga tuntunan…” tambah Dyah Kalsitorini yang selama pembuatan naskah memerlukan riset 6 bulan dan didampingi pihak keluarga besar Nyai Ahmad Dahlan karena minimnya data tentang beliau.

“Alhamdulillah keluarga besar Kyai Ahmad Dahlan, Muhammadiyah dan Aisyiyah mendukung pembuatan film ini. Satu hal yang membuat kami terharu adalah, 90% pemain dalam film ini adalah keluarga besar Kyai Ahmad Dahlan, tokoh Aisyiyah dan Muhammadiyah. Dan semua berhasil memerankan dengan sangat baik dan menjiwai. Kami merasakan semangat ukhuwah dan kekeluargaan yang tak dapat kami lukiskan lagi dengan kata-kata. Semua sangat tulus membantu proses pembuatan film ini. Beberapa pemain antara lain Dahnil Anzar Simanjuntak ketua umum PP Muhammadiyah yang memerankan Kyai Fakhrudin, Diyah Puspitarini, ketua Nasyiatul Aisyiyah yang memerankan Munjiyah, Film ini diperkuat dengan soundtrack ClNTA MELAMPAUI ZAMAN yang diciptakan oleh lzzul Muslimin dan dinyanyikan oleh Rara Tarmizi, pemenang AMI AWARDS 2016. Untuk music scoring dipegang oleh Tya Subiakto yang luarbiasa banyak pengalamannya di dunia film.

”Kami sudah menghadap bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bapak Muhadjir Effendi Minggu lalu. Beliau menyatakan bahwa pemerintah sangat mensupport film-film nasional yang dapat menumbuhkan semangat dan nilai nilai perjuangan. Beliau mengimbau agar masyarakat dapat menjadikan Film Nyai Ahmad Dahlan sebagai tontonan dan sekaligus tuntunan karena sangat mendidik…” tambah Dyah Kalsitorini.
”Film Nyai Ahmad Dahlan hadir pada saat yang tepat, Ketika bangsa Indonesia merindukan sosok yang bisa menjadi teladan, yang bersedia mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk kepentingan umat dan bangsa”, tutur bapak Muhadjir saat ditemui tim IRAS FILM di kantor mendikbud.
FILM NYAI AHMAD DAHLAN1. Executive produsen : H. Asrul Azis Taba, Hj. Irmawati Mochtar

2. Producer : Dyah Kalsitorini, Widyastuti
3 Line producer : Rifat Rasjim, Ririn fx
4. Skenario : Dyah Kalsitorini
5. DOP : Zetta Alpha Maphilindo
6. Art : Opung cs
7. Make Up : Ocha, Atiek
8. Kostum : Rifa
9. Pimpro : Agus Wahyudi
10. Talent : Ponco, Mahfud
11. Editor : Bimmo Dj, Safira, John Wayne
12. Music : Tya Subiakto
13. Sound man : Oedin, Rizky
14. Mixing : Mangkil
15. Grading : Pulung Studio
(Erwin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here