Hari Ini Mendikbud Lantik Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Periode 2017-2020 

0
63

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Bertempat di Gedung Indosat Ooredoo, Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2017) diselenggarakan pelantikan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) untuk Periode 2017-2020.
Dalam sambutannya Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia (PII), Husin Tasrik Makrup Nasution mengatakannya saat ini akan dilantik Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) periode 2017-2020 hasil Muktamar Ke 30 di Bandung Jawa Barat.

“Pengurus yang dilantik sejumlah 48 orang yang berasal dari pengurus wilayah di seluruh Indonesia yang berjumlah 28 pengurus wilayah. Pelajar Islam Indonesia itu sendiri lahir pada tanggal 4 Mei 1947, sudah berusia 70 tahun yang merupakan salah satu organisasi pelajar tertua di Indonesia,” katanya.

Husin juga memaparkan salah satu program PII yaitu fokus kepada pendekatan literasi pelajar dan masyarakat Indonesia.

“Kita disini ada Badan Otonom yaitu Brigade PII yang fokus kepada kepanduan. Selain itu ada Badan Otonom PII Wati, bagian keputrian yang membina pelajar-pelajar putri,” jelasnya.
Menurutnya PII ini bertujuan untuk memastikan terciptanya pendidikan dan kebudayaan di Indonesia yang sesuai nilai-nilai Islam yang dianut mayoritas rakyat Indonesia.
Dalam paparannya Sekjen Pelajar Islam Indonesia (PII), Aris Darussalam menjelaskan bahwasanya pelantikan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia akan dihadiri dan dilakukan oleh
Prof.Dr.Muhadjir Effendy MAP yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dan
H. Nasrullah Larada S.Ip,M,Si, Ketua Umum Pengurus Besar KB PII.”PII ini bertujuan untuk meneguhkan komitmen Kepelajaran, Ke-Islaman dan Ke-Indonesiaan menuju kedaulatan pendidikan di Indonesia,” imbuhnya.Ia juga menegaskan bahwa PII akan konsen mengawal pendidikan pelajar ke depan untuk memperhatikan pelajar Islam di Indonesia.

“Pelajar Islam Indonesia lahir di Yogyakarta PII terdiri dari siswa santri dan siswa umum karena adanya permusuhan antara santri pondok pesantren dengan santri umum maka lahir lah Pelajar Islam Indonesia (PII). Adapun tokoh-tokoh yang pernah ikut ditempa di PII yaitu Bapak Wakil President Jusuf Kalla, Mahfud MD, dan banyak lagi tokoh pejabat yang lain yang pernah ikut sebagai anggota PII,” katanya.

Pelajar Islam Indonesia adalah satu-satunya adalah organisasi yang tidak berkotak-kotak tapi melebur menjadi satu ada Muhammadiyah, NU dan organisasi islam yang lainnya. Jadi harus bisa membedakan tujuan pergerakan PII dibandingkan organisasi Islam lainnya, karena kami PII mempunya komitmen yaitu bergerak dibidang Kepelajaran, KeIslaman dan Kedaulatan pendidikan di Indonesia tandasnya. (Erwin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here