KOMNAS API Mengadakan Diskusi Publik Bertemakan Dari Sea Games Sampai Asian Games 2018

0
48

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Mungkin selama ini kita pernah berpikir kehidupan seorang atlet ini akan terus cemerlang sesuai prestasi yang telah mereka raih. Namun kenyataannya tidak semua atlet akan terus berada pada kehidupan yang berkecukupan.
Seperti yang pernah dikatakan pepatah jika roda kehidupan dunia ini berputar kadang di atas dan dibawah. Dan ini pun sama seperti yang dirasakan oleh para mantan atlet. Setelah tak lagi berkecimpung di dunia olahraga, para mantan atlet ini pun dinyatakan pensiun dan kini terlihat memiliki kehidupan yang lebih rendah yang bisa dikatakan menjadi sengsara di akhir karirnya.
Sedangkan Mujib Hermani yang menjadi pembicara pertama yang juga mewakili Relawan Emas Asian Games menegaskan bahwa kebanggaan bangsa Indonesia itu adalah lewat bidang olahraga.
“Ada sistem mafia yang menyebabkan prestasi olahraga nasional kita mandek. Contoh nyatanya di Sea Games atlet-atlet kita terlihat jelas tidak memiliki semangat untuk bertanding, ini jelas ada yang salah dalam tata kelola olahraga kita. Ada sistem yang salah yang harus segera dicari akar masalahnya termasuk solusinya,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa pihak Kemenpora berperan besar didalam mandek atau mundurnya olahraga Indonesia.
“Menpora harus bertanggung jawab terhadap hancurnya olahraga kita, dia harus bertanggung jawab,” jelasnya.
Suryadi Gunawan selaku Ketua Nasional Atlet dan Pelatih Indonesia (KOMNAS API) di forum diskusi publik bertemakan “Dari Sea Games Sampai Asian Games 2018” di Jl. Veteran 1 No. 33, Jakarta Pusat, mengatakan jika dunia olahraga tidak dilakukan perubahan maka bangsa kita tidak akan terjadi kemajuan terutama untuk event-event olahraga internasional seperti Sea Games, Asian Games maupun Olimpiade.
“Perubahan itu sangat penting terutama di bidang olahraga nasional kita terutama menunjang kemajuan olahraga kita di dunia internasional. Saya berharap rekan-rekan media mempublikasikan hasil diskusi hari ini agar bisa diketahui oleh masyarakat maupun pemerintah seperti Menpora dan lain-lain. Sudah saatnya kita bersama-sama sebagai satu bangsa bahu-membahu memikirkan kemajuan olahraga nasional termasuk nasib atlet-atlet kita yang sudah berprestasi membela bangsa dan negaranya di event olahraga internasional,” katanya.
Suryadi juga melihat banyak masalah yang terjadi di dunia olahraga nasional terutama menyangkut nasib atlet, pelatih, mantan atlet maupun mantan pelatih.
“Olahraga kita sudah masuk ke titik nadir dimana ada sistem, tata kelola yang salah terutama menyangkut nasib atlet, pelatih, mantan atlet maupun mantan pelatih yang sudah berjasa kepada negeri ini terutama lewat torehan catatan emas sejarah olahraga di kancah dunia.
Dengan mencari akar masalah terutama solusi terhadap permasalahan tersebut mudah-mudahan pemerintah mampu membangkitkan olahraga nasional termasuk memperhatikan nasib para atlit pasca berlaga harap Suryadi. (Erwin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here