Foto: Istimewa
Jakarta, Mediaindonesiaraya.com – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Provinsi Sulawesi Barat sekaligus Ketua DPC PKB Polewali Mandar, Dra. Jumiaty A. Mahmud, menegaskan bahwa konsolidasi politik di wilayahnya langsung berjalan tanpa menunggu momen menjelang pemilu. Strategi penguatan mesin partai ini dimulai sejak kader dan pengurus resmi terpilih demi mengamankan kemenangan pada Pemilu 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan Jumiaty usai menghadiri Pelantikan Pimpinan DPC PKB se-Indonesia Masa Bakti 2026–2031 yang digelar di Alun-Alun Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Menurut Jumiaty, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, kerja politik harus dibangun sejak dini agar mesin partai tetap konsisten bergerak di tengah masyarakat.
“Di Sulawesi Barat, begitu kami dinyatakan terpilih, saat itu juga kami langsung bergerak melakukan berbagai kegiatan. Bagi kami, perjuangan menuju Pemilu 2029 sudah dimulai sejak penetapan pengurus baru. Kami tidak ingin pasif,” ujar Jumiaty.
Untuk memperkuat daya juang organisasi, Jumiaty menjelaskan bahwa kepengurusan Perempuan Bangsa di Sulawesi Barat sengaja didominasi oleh generasi muda. Langkah strategis ini diambil untuk menyuntikkan energi baru dan kreativitas ke dalam tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Kami mengutamakan anak-anak muda dalam struktur kepengurusan saat ini agar semangat bergerak dan daya juangnya lebih militan dalam mengeksekusi program-program organisasi,” tambahnya.
Saat ini, terdapat sekitar 30 pengurus yang siap menjadi motor penggerak konsolidasi di berbagai daerah di Sulawesi Barat.
Ia berharap agenda pelantikan akbar ini dapat menjadi momentum krusial untuk mempererat solidaritas kader di seluruh wilayah.
“Semoga pelantikan malam ini menjadi pemantik motivasi bagi seluruh kader agar PKB dapat meraih kesuksesan yang jauh lebih besar pada Pemilu 2029 mendatang,” pungkas Jumiaty.(Red)
