Foto: Istimewa
Jakarta, Mediaindonesiaraya.com – Menanggapi pernyataan Ketua MRP Papua Tengah Bapak Agus Anggaibak terkait saham Freeport sebagaimana dimuat dalam pemberitaan media:
Lintas Timor – Ketua MRP Papua Tengah Tegaskan Saham Freeport Hak Papua Tengah.
Kami menyampaikan beberapa hal sebagai bentuk klarifikasi dan nasihat publik agar persoalan ini dipahami secara objektif dan tidak menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.
Perlu dipahami bahwa persoalan saham merupakan urusan business to business yang berjalan sesuai mekanisme hukum, aturan perusahaan, dan tata kelola resmi. Kehadiran Gubernur Papua ke Honai Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) merupakan langkah yang sah dan benar karena beliau memiliki tanggung jawab sebagai pemilik BUMD PT Papua Divestasi Mandiri serta pemegang saham 3 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut menunjukkan adanya kepedulian pemerintah terhadap masyarakat adat dan pemilik hak ulayat agar aspirasi masyarakat tetap didengar dalam proses pengelolaan saham dan kebijakan strategis lainnya.
Karena itu, kami berharap Ketua MRP Papua Tengah lebih fokus pada tugas dan tanggung jawab kelembagaan MRP, terutama:
- Mengawal Dana Otsus Papua agar benar-benar menyentuh rakyat.
- Turun langsung melihat kondisi masyarakat di kabupaten-kabupaten.
- Menyuarakan persoalan kemanusiaan, konflik sosial, dan pertumpahan darah yang masih terjadi di Papua.
- Menjadi penyambung suara rakyat kecil yang selama ini membutuhkan perhatian nyata.
Hari ini masyarakat Papua masih menghadapi banyak persoalan serius yang membutuhkan perhatian semua pihak. Jangan sampai energi publik diarahkan kepada polemik yang substansinya sudah berada dalam jalur penyelesaian sesuai mekanisme perusahaan dan aturan yang berlaku.
Selama kurang lebih 11 tahun masyarakat adat berjuang memperjuangkan hak-haknya. Ketika rakyat membutuhkan dukungan moral dan keberpihakan, banyak pihak memilih diam dan tidak hadir bersama masyarakat. Karena itu, sangat tidak tepat apabila sekarang muncul pernyataan-pernyataan yang justru berpotensi membangun opini baru terhadap proses yang telah berjalan.
Kami mengajak semua pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif, menghormati proses hukum dan tata kelola perusahaan, serta lebih mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat Papua secara luas.
Disampaikan oleh:
Litinus Agabal
Direktur Pengembangan PT ETSIPA
Milik Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) Tsingwarop
