Foto: Istimewa
Jakarta, Mediaindonesiaraya.com – PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI), emiten terkemuka di bidang pengolahan dan perdagangan hasil perikanan terintegrasi, hari ini sukses menggelar Public Expose Tahunan di Hotel Swiss-Belinn Kemayoran, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Dalam paparan publik tersebut, manajemen menegaskan optimisme untuk melanjutkan tren pertumbuhan positif sepanjang tahun 2026 dengan membidik target penjualan sebesar Rp695 miliar, atau tumbuh sekitar 6% secara year-on-year (yoy).
Optimisme ini didorong oleh realisasi kinerja finansial yang solid pada Kuartal I-2026. Perseroan berhasil membukukan kenaikan penjualan bersih sebesar 16,16% menjadi Rp182,99 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp157,53 milar. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih DSFI pada tiga bulan pertama tahun 2026 juga terkerek naik menjadi Rp4,34 miliar, tumbuh dari Rp3,61 miliar pada Kuartal I-2025.
Direktur Utama PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk, Ewijaya, menjelaskan bahwa kunci pertumbuhan perseroan di awal tahun ini dipicu oleh keberhasilan eksekusi strategi komersial, khususnya pergeseran portofolio ke produk yang menghasilkan margin lebih tebal.
“Kenaikan penjualan kami di kuartal pertama didorong kuat oleh peningkatan volume penjualan ekspor serta kenaikan rata-rata harga jual (average selling price). Hal ini sejalan dengan strategi terfokus perseroan untuk memprioritaskan lini produk yang bernilai tambah tinggi (added-value products),” ungkap Ewijaya dalam sesi pemaparan.
Strategi Bisnis dan Prospek 2026
Realisasi penjualan Kuartal I-2026 tersebut telah mengamankan sekitar 26% dari total target tahunan perseroan, menandakan performa operasional yang berjalan sesuai rencana (on-track). Guna menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan volatilitas makroekonomi dan tensi geopolitik global, DSFI akan menerapkan sejumlah langkah strategis sepanjang tahun 2026:
- Penguatan Portofolio Produk Bernilai Tinggi: Mengurangi porsi komoditas mentah dan meningkatkan volume produk olahan siap saji/siap masak guna meraih margin keuntungan yang lebih sehat.
- Perluasan Penetrasi Pasar Global: Memperkuat pangsa pasar eksisting di kawasan utama serta secara aktif menggarap potensi pasar ekspor baru yang prospektif di wilayah Asia (termasuk Korea Selatan dan Tiongkok) serta Timur Tengah.
- Efisiensi Operasional Terintegrasi: Memaksimalkan utilitas dan kapasitas rantai pasok rantai dingin (cold chain) pada fasilitas pabrik pengolahan utama di Jakarta dan Kendari.
Manajemen meyakini fundamental industri perikanan tetap kokoh karena permintaan protein laut (seafood) berkualitas tinggi di pasar global terus meningkat. Melalui komitmen terhadap kualitas produk berkelanjutan dan fleksibilitas dalam beradaptasi dengan dinamika pasar global, DSFI percaya target pertumbuhan kinerja keuangan yang lebih baik hingga akhir tahun 2026 dapat tercapai secara berkelanjutan.(Red)
