Foto: Istimewa
Jakarta, Mediaindonesiaraya.com – Dewan Pimpinan Pusat Militan Gibran Nusantara (DPP MGN) secara resmi menggelar Deklarasi Pengalihan Dukungan Eks Relawan Anies Baswedan menjadi Relawan Gibran Rakabuming Raka yang tergabung dalam wadah Relawan GIBRAN JOEARA (GI – JOE) pada Rabu (23/9/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk respons atas dinamika politik dan wujud komitmen penuh untuk mengawal keberlanjutan pemerintahan yang sah.
Ketua Umum DPP MGN, Benny Parapat, mengungkapkan bahwa pembentukan dan pergerakan MGN lahir dari kesadaran kolektif masyarakat. Ia menyoroti munculnya narasi-narasi negatif di ruang publik yang terkesan menggunakan basis penelitian, namun memiliki agenda terselubung untuk menjatuhkan pemerintahan.
“Kami melihat adanya narasi yang seolah-olah berangkat dari penelitian murni, padahal tujuan utamanya adalah mendongkel bahkan memakzulkan seorang Wakil Presiden. Menurut kami, tindakan tersebut sangat tidak adil (unfair), dipenuhi kebohongan, dan sama sekali belum bisa dibuktikan kebenarannya,” ujar Benny dalam keterangannya di Jakarta.
Menyikapi proses hukum terkait gugatan hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), Benny menyatakan bahwa pihaknya tetap menghormati hak konstitusional setiap warga negara. Namun, ia mengingatkan agar proses hukum tidak dijadikan alat politik yang melampaui batas kewenangan lembaga yudikatif tersebut.
“Kami menghargai hak warga negara untuk menempuh jalur hukum di MK. Namun, proses ini memerlukan pengujian yang objektif. Bahkan dari pihak paslon lain pun sempat menyatakan bahwa hal yang digugat berada di luar kewenangan MK. Oleh karena itu, seyogyanya MK tidak perlu lagi melayani hal-hal yang di luar ranah kewenangannya,” tambah Benny.
Di saat yang sama, Sekretaris Jenderal DPP MGN, James Moses, menegaskan bahwa fokus utama seluruh elemen bangsa saat ini adalah bersatu demi masa depan institusi negara. MGN berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh program kerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hingga tahun 2029.
“Saat ini bukan waktunya lagi mempersoalkan hal-hal yang sudah selesai dan bersifat final. Bangsa Indonesia tidak boleh terbelah. Kita harus sadar dan bersatu mendukung pemerintahan yang sah sesuai konstitusi, serta mempersiapkan diri bersama-sama menuju visi Indonesia Emas,” pungkas James.
Melalui deklarasi ini, Relawan GIBRAN JOEARA (GI – JOE) diharapkan mampu menjadi motor penggerak persatuan nasional dan menjadi benteng dalam menjaga stabilitas politik serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.(Red)
