June 26, 2026
IMG-20260625-WA0191

Foto: Istimewa

Jakarta, Mediaindonesiaraya.com – PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), emiten terkemuka di bidang jasa penyewaan forklift, alat berat, dan mining support, sukses menyelenggarakan Paparan Publik (Public Expose) Tahunan 2026 pada hari Kamis (25/6/2026) di Gedung Cyber 2 Kuningan, Jakarta. Agenda ini merujuk pada Surat Pengumuman Perseroan No. 023/CORSEC/SMIL/VI/2026 guna memaparkan capaian kinerja keuangan terbaru, kondisi operasional terkini, serta arah kebijakan strategis perseroan menghadapi sisa tahun 2026.Sepanjang tahun berjalan, SMIL konsisten menunjukkan resiliensi bisnis yang kuat melalui optimalisasi utilisasi armada dan diversifikasi ke sektor penunjang pertambangan (mining support). Langkah taktis ini memperkuat fundamental perusahaan di tengah dinamika industri logistik dan infrastruktur nasional.

Fokus Utama Bisnis dan Realisasi CapexDalam paparan tersebut, manajemen SMIL menegaskan fokus perseroan pada realisasi belanja modal (capital expenditure/capex) yang ditargetkan mencapai Rp150 miliar hingga Rp200 miliar untuk tahun 2026. Alokasi dana ini diprioritaskan bagi pengadaan unit baru, termasuk ekskavator (excavator) dan alat berat lainnya guna mendukung pemenuhan kontrak-kontrak jangka panjang yang sedang berjalan.

“Kami terus bergerak agresif namun terukur dalam mengeksekusi rencana ekspansi tahun ini,” ujar Hadi Suhermin yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Sarana Mitra Luas Tbk.

“Belanja modal dialokasikan secara presisi untuk armada baru demi menjamin efisiensi layanan bagi para mitra strategis kami di sektor industri, manufaktur, dan pertambangan,” pungkas Hadi Suhermin.

Strategi Pertumbuhan dan Diversifikasi

Untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan ke depan, SMIL menerapkan tiga pilar strategi utama:

  • Ekspansi Pasar: Memperluas jangkauan operasional sewa alat ke wilayah-wilayah industri baru di Indonesia.
  • Diversifikasi Portofolio: Meningkatkan penetrasi pada proyek penunjang pertambangan (mining support) guna mengoptimalkan margin profitabilitas.
  • Efisiensi Perawatan: Memperkuat pilar layanan perawatan (maintenance) mandiri guna menekan downtime operasional unit di lapangan.

Melalui pelaksanaan Public Expose ini, SMIL berkomitmen menjaga transparansi tata kelola perusahaan (GCG) yang baik kepada seluruh pemegang saham, investor, serta pemangku kepentingan (stakeholders). Informasi mendalam mengenai materi presentasi dapat diakses secara resmi melalui kanal keterbukaan informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia (IDX).(Red)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *